Saturday, 25 July 2015

DIA TAHU YANG TERBAIK BAGI KITA

DIA TAHU YANG TERBAIK BAGI KITA

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 29 Desember 2012 -

Baca:  Yesaya 64:1-12

"Tidak ada telinga yang mendengar, dan tidak ada mata yang melihat seorang allah yang bertindak bagi orang yang menanti-nantikan dia; hanya Engkau yang berbuat demikian."  Yesaya 64:4

Sesungguhnya tiada mata yang tidak pernah melihat hal luar biasa yang telah Tuhan sediakan bagi mereka yang menanti-nantikan Dia.  Kita hanya perlu menanti-nantikan Dia, maka Ia akan menyatakan kepada kita apa pun yang tak dapat dipahami manusia.  Mengapa menanti-nantikan?  Karena tidak semua hal dapat diketahui manusia, sebab: 

 "Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi Tuhan Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini."  (Ulangan 29:29).

Banyak orang yang mempelajari Alkitab percaya bahwa mereka akan bisa memperoleh kehidupan yang kekal.  Tetapi jika mereka tidak datang kepada Yesus dan percaya kepadaNya, maka sebanyak apapun pengetahuan akan firman yang telah mereka dapatkan akan menjadi sia-sia belaka.  

Yesus berkata,  "Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu."  (Yohanes 5:39-40).  

Jika kita ingin diselamatkan dan memiliki hidup yang kekal hanya ada satu pilihan, yaitu harus datang kepada Yesus, karena  "...keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."  (Kisah 4:12).  Dengan memiliki yesus, maka kita akan mendapatkan segala hal yang kita butuhkan, sebab  "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan."  (Yohanes 10:10b).

Jika kita sedang dalam masalah, apapun bentuknya, jangan ragu datang kepada Tuhan dan berserah penuh kepadaNya, maka kita akan beroleh jawaban dan kelepasan, karena Dia tahu yang terbaik bagi umatNya.  Oleh karena itu tetap nanti-nantikan Tuhan!  Mari kerjakan bagian kita yaitu menaati firman Tuhan, dan Tuhan akan mengerjakan bagianNya yaitu memberkati dan menolong kita karena Dia tahu yang terbaik bagi umatNya.

"Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."  1 Korintus 2:9






CERITA ALKITAB : AIR BAH

Air Bah

Orang-orang yang ketakutan dan binatang tenggelam dalam air bahDI LUAR bahtera, orang-orang masih hidup seperti biasa. Mereka masih belum percaya bahwa Air Bah akan datang. Pastilah mereka lebih mengejek dari yang sudah-sudah. Tetapi mereka segera berhenti tertawa.
Secara tiba-tiba air mulai turun. Air dicurahkan dari langit sama seperti bila kau mencurahkan air dari sebuah ember. Nuh terbukti benar! Tetapi sekarang sudah terlambat bagi siapa pun untuk masuk ke dalam bahtera. Pintunya telah ditutup rapat-rapat oleh Allah.
Segera air menutupi tanah. Air jadi banyak seperti sungai-sungai yang besar dan deras. Pohon-pohon ditumbangkan dan batu-batu besar dihanyutkan dan menimbulkan suara yang dahsyat. Orang-orang ketakutan. Mereka mendaki tanah yang lebih tinggi. Oh, seandainya mereka mendengar Nuh dan masuk ke dalam bahtera selagi pintu masih terbuka bagi mereka! Tetapi sekarang sudah terlambat.
Air semakin tinggi. Selama 40 hari dan 40 malam air dicurahkan dari langit. Air menggenangi gunung-gunung, dan tidak lama kemudian gunung-gunung yang tertinggi pun ditutupi air. Jadi sama seperti apa yang Allah katakan, matilah semua orang dan binatang yang ada di luar bahtera. Tetapi yang di dalam semua selamat.
Nuh dan putra-putranya telah membangun bahtera dengan baik. Air mengangkat bahtera, dan bahtera itu mengapung. Kemudian, suatu hari setelah hujan berhenti matahari mulai bersinar. Alangkah menakjubkan pemandangan pada waktu itu! Di mana-mana hanya terdapat lautan besar menutupi seluruh bumi. Dan satu-satunya benda yang kelihatan ialah bahtera yang sedang mengapung.
Raksasa-raksasa sekarang sudah lenyap. Mereka tidak lagi dapat mengganggu orang. Semua mereka mati, bersama dengan ibu mereka dan semua orang jahat lainnya. Tetapi apa yang terjadi dengan ayah-ayah mereka?
Bahtera mengapung di permukaan lautanAyah dari raksasa-raksasa ini bukanlah manusia seperti kita. Mereka adalah malaikat-malaikat yang telah turun ke bumi sebagai manusia. Jadi waktu Air Bah datang, mereka tidak turut mati seperti orang-orang lain. Mereka tidak lagi memakai tubuh manusia yang mereka jelmakan, dan kembali ke surga sebagai malaikat-malaikat. Tetapi mereka tidak diizinkan lagi menjadi sebagian dari keluarga malaikat-malaikat Allah. Maka mereka menjadi malaikat-malaikat Setan. Di dalam Alkitab mereka disebut hantu-hantu.
Allah sekarang membuat angin berhembus, dan air bah itu mulai surut. Lima bulan kemudian bahtera itu terkandas di puncak sebuah gunung. Setelah beberapa hari berlalu orang-orang dalam bahtera itu sekarang dapat melihat keluar dan melihat puncak gunung-gunung. Air semakin surut.
Kemudian Nuh melepaskan seekor burung hitam yang disebut burung gagak keluar dari bahtera. Burung itu terbang untuk sementara dan kemudian kembali lagi karena belum ada tempat yang baik baginya untuk hinggap. Berulang kali demikian dan setiap kali burung itu kembali hinggap di atas bahtera.
Seekor merpatiNuh ingin mengetahui apakah tanah sudah kering, maka pada kali berikut dia melepaskan seekor burung merpati. Tetapi merpati itu juga kembali karena tidak menemukan tempat untuk hinggap. Pada kali kedua Nuh melepaskannya, burung itu kembali dengan sehelai daun zaitun di paruhnya. Maka Nuh mengetahui bahwa air telah surut. Nuh melepaskan burung merpati itu untuk kali ketiga dan akhirnya burung itu menemukan tempat yang kering untuk hidup.
Sekarang Allah berkata kepada Nuh. Kata-Nya, ’Keluarlah dari bahtera. Bawalah seluruh keluargamu dan binatang-binatang besertamu.’ Mereka telah berada di dalam bahtera untuk lebih dari setahun penuh. Maka kita dapat bayangkan betapa senangnya mereka dapat berada di luar lagi dan masih hidup.

Kejadian 7:10-24; 8:1-17; 1 Petrus 3:19, 20.

CERITA ALKITAB : NUH MEMBANGUN BAHTERA

Nuh Membangun Bahtera

Orang-orang menertawai NuhNUH mempunyai seorang istri dan tiga putra. Nama-nama putranya adalah Sem, Ham dan Yafet. Dan masing-masing mempunyai seorang istri. Jadi keluarga Nuh terdiri dari delapan orang.
Sekarang Allah memerintahkan Nuh melakukan sesuatu yang aneh. Dia menyuruhnya membangun sebuah bahtera besar. Bahtera ini besarnya seperti sebuah kapal, tetapi kelihatannya lebih menyerupai sebuah peti yang besar dan panjang. ’Buatlah bertingkat tiga’, kata Allah ’dan buatlah kamar-kamar di dalamnya.’ Kamar-kamar itu untuk Nuh dan keluarganya, binatang-binatang, dan makanan yang akan perlu bagi mereka semua.
Allah juga memerintahkan Nuh membuat bahtera itu sedemikian rupa sehingga air tidak bisa masuk ke dalam. Allah berkata, ’Aku akan mendatangkan air bah dan membinasakan seluruh dunia. Semua yang di luar bahtera akan mati.’
Nuh dan putra-putranya mentaati Allah dan mulai membangun. Tetapi orang-orang lain hanya tertawa saja. Mereka terus berbuat jahat. Tak seorang pun percaya kata-kata Nuh.
Keluarga Nuh memasukkan binatang dan makanan ke dalam bahtera
Makan banyak waktu untuk membangun bahtera itu karena cukup besar. Akhirnya setelah bertahun-tahun lamanya, bahtera itu selesai. Sekarang Allah menyuruh Nuh memasukkan dua ekor dari setiap jenis binatang tertentu, jantan dan betina. Tetapi ada juga jenis binatang lain, yang Allah perintahkan kepada Nuh agar dimasukkan sebanyak tujuh ekor. Allah juga menyuruh Nuh memasukkan segala macam jenis unggas. Nuh berbuat persis seperti yang Allah perintahkan.
Kemudian, Nuh dan keluarganya juga masuk ke dalam bahtera. Lalu Allah menutup pintu bahtera. Nuh dan keluarganya menunggu di dalam bahtera. Coba bayangkan kau ada bersama mereka di dalam bahtera, menunggu. Apakah akan ada air bah seperti yang Allah katakan?

Kejadian 6:9-22; 7:1-9.

CERITA ALKITAB : ANAK YANG BAIK DAN YANG JAHAT

Anak yang Baik, dan yang Jahat

Kain dan Habel mempersembahkan korban kepada AllahTENGOKLAH Kain dan Habel sekarang. Mereka sudah menjadi dewasa. Kain menjadi seorang petani. Dia menanam biji-bijian, buah-buahan dan sayur-sayuran.
Habel menjadi gembala domba. Dia senang menjaga anak-anak domba yang masih kecil. Domba-domba itu menjadi besar dan tidak lama kemudian Habel mempunyai sekawanan domba untuk digembalakan.
Pada suatu hari Kain dan Habel membawa hadiah bagi Allah. Kain membawa makanan hasil tanamannya. Dan Habel membawa dombanya yang paling baik. Allah senang dengan Habel dan hadiahnya. Tetapi Dia tidak senang dengan Kain dan hadiahnya. Tahukah kau mengapa demikian?
Bukan saja karena hadiah Habel lebih baik dari hadiah Kain. Tetapi karena Habel adalah orang yang baik. Dia mengasihi Allah dan saudaranya. Tetapi Kain jahat; dia tidak mengasihi saudaranya.
Kain lari setelah membunuh Habel
Maka Allah berkata kepada Kain agar dia merobah sikapnya. Tetapi kain tidak mau mendengar. Dia menjadi sangat marah karena Allah lebih menyukai Habel. Maka Kain berkata kepada Habel, ’Mari kita pergi ke ladang.’ Di sana, sewaktu mereka berdua saja, Kain memukul saudaranya Habel. Dia memukulnya begitu keras sehingga Habel mati. Tidakkah mengerikan perbuatan Kain itu?
Meskipun Habel mati, Allah masih mengingatnya. Habel orang baik, dan Allah tidak pernah melupakan orang yang demikian. Jadi suatu waktu nanti Allah akan menghidupkan Habel kembali. Nanti dia tidak perlu mati lagi. Dia akan dapat hidup untuk selama-lamanya di atas bumi ini. Sangat menyenangkan untuk mengenal orang seperti Habel, bukan?
Tetapi Allah tidak senang dengan orang-orang seperti Kain. Jadi, setelah Kain membunuh saudaranya, Allah menghukumnya dengan membuangnya jauh-jauh dari keluarganya. Sewaktu Kain pergi untuk hidup di tempat lain, dia membawa salah seorang dari adik-adik perempuannya, dan menjadi istrinya.
Kemudian Kain dan istrinya mulai mendapat anak-anak. Putra-putra dan putri-putri lainnya dari Adam dan Hawa kawin, dan mereka juga mendapat anak-anak. Tidak lama kemudian banyaklah orang di atas bumi. Mari kita belajar tentang beberapa di antara mereka.

Kejadian 4:2-26; 1 Yohanes 3:11, 12; Yohanes 11:25.

CERITA ALKITAB : ALLAH MULAI MEMBUAT SEGALA SESUATU

Allah Mulai Membuat Segala Sesuatu


SEGALA sesuatu yang baik datang dari Allah. Ia membuat matahari supaya kita mendapat cahaya pada siang hari, dan bulan dan bintang-bintang supaya kita mendapat cahaya juga pada malam hari. Dan Allah membikin bumi untuk tempat tinggal kita.
Tetapi matahari, bulan, bintang-bintang dan bumi bukanlah yang pertama-tama Allah bikin. Tahukah engkau apa yang pertama? Allah pertama membikin makhluk-makhluk seperti diriNya sendiri. Kita tidak dapat melihat makhluk-makhluk ini, sama seperti kita juga tidak dapat melihat Allah. Dalam Alkitab makhluk-makhluk ini disebut malaikat. Allah menjadikan malaikat untuk hidup dengan Dia di surga.
Malaikat yang pertama Allah jadikan sangat luar biasa. Ia Putra Allah pertama, dan ia bekerja bersama Bapanya. Ia membantu Allah membikin semua yang lain. Ia membantu Allah membikin matahari, bulan, bintang-bintang dan juga bumi kita.
Bagaimana rupa bumi ketika itu? Pada mulanya tak seorang pun dapat tinggal di bumi. Tidak ada apa-apa kecuali lautan di atas seluruh tanah. Tetapi Allah ingin supaya manusia tinggal di bumi. Maka Ia mulai mempersiapkan segala sesuatu untuk kita. Apa yang Allah lakukan?
Nah, pertama harus ada cahaya di bumi. Maka Allah membuat supaya cahaya matahari bersinar ke bumi. Ia membuat supaya ada siang dan malam hari. Setelah itu Allah membuat supaya daratan lebih tinggi letaknya dari pada lautan.
Pada mulanya tidak ada apa-apa di daratan. Keadaannya seperti gambar yang kamu lihat di sini. Tidak ada bunga atau pohon atau binatang. Bahkan di laut tidak ada ikan. Ada banyak yang Allah harus kerjakan untuk membuat bumi ini suatu tempat tinggal yang benar-benar menyenangkan bagi binatang dan umat manusia.

Yeremia 10:12; Kolose 1:15-17; Kejadian 1:1-10.

CERITA ALKITAB : YUNUS DAN IKAN BESAR

Yunus dan Ikan Besar

Yunus dan ikan besarLIHATLAH orang yang ada di dalam air itu. Ia dalam keadaan sangat gawat, bukan? Ikan itu hampir menelan dia! Tahukah kau siapa orang ini? Namanya Yunus. Marilah kita lihat mengapa ia sampai mengalami keadaan yang begitu gawat.
Yunus adalah nabi Allah. Tidak berapa lama setelah nabi Elisa mati, Allah berkata kepada Yunus, ’Pergilah ke Niniwe kota yang besar itu. Kejahatan orang yang tinggal di situ sangat besar, dan Aku ingin supaya kau berbicara kepada mereka tentang hal itu.’
Tapi Yunus tidak ingin pergi. Maka ia naik kapal yang menuju ke arah yang berlawanan dengan Niniwe. Allah tidak senang melihat Yunus melarikan diri. Maka Ia mendatangkan angin badai yang besar. Begitu hebat sampai-sampai kapal itu hampir tenggelam. Para pelaut itu sangat ketakutan, dan mereka berseru minta tolong kepada ilah-ilah mereka.
Akhirnya Yunus berkata kepada mereka, ’Saya beribadat kepada Allah, Allah yang menjadikan langit dan bumi. Dan saya melarikan diri supaya tidak melakukan apa yang Allah suruh untuk saya lakukan.’ Maka para pelaut itu bertanya, ’Apa yang harus kami lakukan atas dirimu supaya angin badai ini berhenti?’
’Campakkanlah aku ke dalam laut, maka laut itu akan tenang kembali,’ kata Yunus. Para pelaut itu tidak ingin berbuat demikian, tapi karena badai itu semakin mengamuk, akhirnya mereka melempar Yunus ke luar kapal. Badai itu langsung berhenti, dan laut itu tenang kembali.
Ketika Yunus tenggelam ke dalam air, ikan besar menelannya. Tapi ia tidak mati. Selama tiga hari tiga malam ia berada dalam perut ikan itu. Yunus sangat menyesal karena ia tidak menaati Allah dan tidak pergi ke Niniwe. Maka tahukah kau apa yang Yunus lakukan?

Yunus berdoa minta pertolongan kepada Allah. Kemudian Allah menyuruh ikan itu memuntahkan Yunus ke darat. Setelah itu Yunus pergi ke Niniwe. Ini mengajarkan kepada kita betapa pentingnya melakukan apa saja yang Allah katakan, bukan?
Buku Alkitab Yunus

LIRIK : ALLAH ITU KASIH

ALLAH ITU KASIH


Nama-Mu slalu ku sebutkan 
Didalam doaku dengan penuh penyembahaan 
Kasih -Mu senantiasa ku kenang dalam pujian ku 
Dengan kerinduan 
Kurindu.........Dunia pun merasakan 
Kasih yang kurasakan 
Dari-Mu Yesus Tuhan 
Kurindu.........Semua yang Kau lakukanS 
emua dunia mengerti 
Kau menunjukan 
Allah itu Kasih

Nama-Mu slalu ku sebutkan 
Didalam doaku dengan penuh penyembahaan                  
Kasih -Mu senantiasa ku kenang dalam pujian ku                  
Dengan kerinduan                  
Kurindu.........                  
Dunia pun merasakan                  
Kasih yang kurasakan                  
Dari-Mu Yesus Tuhan                  
Kurindu.........                  
Semua yang Kau lakukan                  
Semua dunia mengerti                  
Kau menunjukan Allah itu Kasih


Download |

LIRIK : I WILL BLESS THE LORD

I Will Bless the Lord


I will bless the Lord with all my soul
I will bless the One who made me whole
For You alone my Lord my heart will sing
I will bless the Lord with all my soul

I will tell of all Your mighty love
Pulled me from the dark into Your light
For You alone my Lord my heart will sing
I will tell of all Your mighty love

Holy are You Lord my heart will sing out
Mighty Son of God my soul will cry out
Worthy Lamb of God my life will sing out
I will bless the Lord with all my soul

God of all the earth
God of all the earth
God of all the earth
Jesus





JESUS BLESS US

LIRIK : SAMPAI MEMUTIH RAMBUTKU



Kau s’lalu hadir
Saat aku rindukanMu
Kau yang s’lalu setia
Menopangku dengan kasih mesra
Memberi aku kekuatan
Di tengah badai yang menakutkan

Reff:
Sampai memutih rambutku
Kau putuskan aku menutup usiaku
Kukan s’lalu menyembahMu
O…Yesus Tuhanku
Kumilik-Mu slamanya bagiMu


Jesus Bless Us

LIRIK : BAPA YANG SETIA - Brenda

BAPA YANG SETIAby BRENDA 


 Kau yang selalu mengasihiku 
dengan kasih yang kekal 
PengorbananMu membuatku merasa
 berharga di mataMu 

 Kau yang selalu menyayangiku 
dengan kasih yang sungguh 
KehadiranMu membuatku mengerti 
arti kehidupanku 


 Kau Tuhan adalah Bapa yang setia
 Tiada sekalipun ku ditinggalkan
 Penghiburan yang kurindukan 
Selalu Kau sediakan 

S'lamanya kusembah
 Bapa yang setia 
Takkan kubiarkan kuterpisahkan 
Yesus Kaulah sumber pertolonganku 
Yang dapat kupercaya



|  DOWNLOAD |



Tuesday, 21 July 2015

PENCIPTAAN : HARI KEENAM

Kemudian Allah berkata, "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis binatang darat, yang jinak dan yang liar, besar maupun kecil." Lalu hal itu terjadi.  
Demikianlah Allah membuat semuanya itu dan ia senang melihat hal itu.Kemudian Allah berkata, "Sekarang Kita akan membuat manusia yang akan menjadi seperti Kita dan menyerupai Kita. Mereka akan berkuasa atas ikan-ikan, burung-burung, dan segala binatang lain, baik jinak maupun liar, baik besar maupun kecil."Demikianlah Allah menciptakan manusia, dan dijadikannya mereka seperti diri-Nya sendiri. 
Diciptakan-Nya mereka laki-laki dan perempuan.Kemudian diberkati-Nya mereka dengan ucapan "Beranakcuculah yang banyak, supaya keturunanmu mendiami seluruh muka bumi serta menguasainya. Kamu Kutugaskan mengurus ikan-ikan, burung-burung, dan semua binatang lain yang liar.Untuk makananmu Kuberikan kepadamu segala jenis tumbuhan yang menghasilkan biji-bijian dan buah-buahan.Tetapi kepada segala burung dan binatang liar lainnya, Kuberikan rumput dan tanaman berdaun sebagai makanannya." Maka hal itu terjadi.Allah memandang segala sesuatu yang telah dibuat-Nya itu, dan Ia sangat senang. Malam lewat dan jadilah pagi. Itulah hari yang keenam.

ITULAH HARI KEENAM 

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

-ALLAH MENCINTAIMU-  

PENCIPTAAN : HARI KEEMPAT

(14) Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,(15) dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.(16) Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.(17) Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,(18) dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.(19) Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.
KEJADIAN 1:14-19 
Kemudian Allah berkata, "Hendaklah ada benda-benda terang di langit untuk menerangi bumi, untuk memisahkan siang dari malam, dan untuk menunjukkan saat mulainya hari, tahun, dan hari raya agama." Maka hal itu terjadi.
Demikianlah Allah membuat kedua benda terang yang besar, yaitu matahari untuk menguasai siang, dan bulan untuk menguasai malam; selain itu dibuat-Nya juga bintang-bintang. 
Allah menempatkan benda-benda terang itu di langit untuk menerangi bumi,untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Dan Allah senang melihat hal itu. 



ITULAH HARI KEEMPAT


Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

-ALLAH MENCINTAIMU-  

PENCIPTAAN : HARI KELIMA

(20) Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala."(21) Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.(22) Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: "Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak."(23) Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima.
KEJADIAN 1:20-23 

Kemudian Allah berkata, "Hendaklah di dalam air berkeriapan banyak macam makhluk hidup, dan di udara beterbangan banyak burung-burung. " 
Maka Allah menciptakan binatang-binatang raksasa laut, dan segala jenis makhluk yang hidup di dalam air, serta segala jenis burung. Dan Allah senang melihat hal itu. 
Allah memberkati semuanya itu dengan memberi perintah kepada makhluk yang hidup di dalam air supaya berkembang biak dan memenuhi laut, dan kepada burung-burung supaya bertambah banyak.

ITULAH HARI KELIMA

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

-ALLAH MENCINTAIMU-  

PENCIPTAAN : HARI KETIGA

Hari 3: tanah kering dan tumbuhan 
(9) Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian.(10) Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.(11) Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian(12) Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.(13) Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.
KEJADIAN 1:9-13 

Lalu Allah berfirman untuk mengalirkan air ke satu tempat, sehingga tanah akan kelihatan.Setelah daratan terlihat, lalu Allah berfirman: "Hendaklah tanah mengeluarkan segala macam tumbuh-tumbuhan, yaitu jenis yang menghasilkan biji-bijian dan jenis yang menghasilkan buah-buahan." Lalu hal itu terjadi.
Demikianlah Tanah mengeluarkan segala macam tumbuh-tumbuhan. 

ITULAH HARI KETIGA


Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.


-ALLAH MENCINTAIMU- 
 

PENCIPTAAN : HARI PERTAMA

Bumi belum berbentuk dan gelapHari 1: terang; siang dan malam 
(1) Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.(2) Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.(3) Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.(4) Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.(5) Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.

Pada mulanya Allah menciptakan Langit dan Bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong, yang ada hanya Roh Allah yang melayang - layang diatas permukaan air . Lalu Allah Berfirman:"Jadilah Terang", maka jadi lah demikian.
Setelah terang diciptakan, Allah melihat dan mengetahui bahwa Terang itu baik untuk makhluk-Nya setelah diciptakan. Maka Allah memisahkan terang dari gelap, dan disebut lah kalau terang itu siang dan gelap itu malam.
ITULAH HARI PERTAMA


Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.


-ALLAH MENCINTAIMU- 

PENCIPTAAN : HARI KEDUA

Hari 2: angkasa 
(6) Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air."(7) Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian.(8) Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.
KEJADIAN 1:6-8 

Setelah Allah memisahkan terang dari ggelap, lalu Allah memisahkan air dari air. Lalu Allah Berfirman:"Jadilah Cakrawala ditengah segala air untuk memisahkan air dari air". Maka terjadilah demikian.
Dari air munculah kubah yang besar (=cakrawala) dan terpisah dari air yang ada dibumi, dan Allah menamai cakrawala itu langit.

ITULAH HARI KEDUA 

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.


-ALLAH MENCINTAIMU- 

PENCIPTAAN

GARIS WAKTU PENCIPTAAN

  • AWAL MULA
    Langit dan bumi diciptakan.—Kejadian 1:1.


  • Bumi belum berbentuk dan gelap
    KEGELAPAN
    Bumi belum berbentuk, tandus, dan gelap.—Kejadian 1:2.


  • Hari 1: terang; siang dan malam
    HARI PERTAMA
    Sedikit cahaya mulai menembus atmosfer bumi. Sumber cahaya belum bisa terlihat dari permukaan bumi. Namun, perbedaan antara siang dan malam mulai kelihatan.—Kejadian 1:3-5.


  • Hari 2: angkasa
    HARI KEDUA
    Bumi tertutup air dan uap yang padat. Dua elemen ini dipisahkan sehingga ada ruang antara air di permukaan bumi dan lapisan uap di atasnya. Alkitab menggambarkan ruang itu sebagai ”angkasa di tengah-tengah air”, dan menyebutnya ”Langit”.—Kejadian 1:6-8.


  • Hari 3: tanah kering dan tumbuhan
    HARI KETIGA
    Air di permukaan bumi surut dan tanah kering muncul. Atmosfer menjadi lebih jernih sehingga sinar matahari bisa mencapai permukaan tanah. Beberapa tumbuhan muncul, dan spesies-spesies baru mulai bertunas selama hari ketiga dan setelahnya.—Kejadian 1:9-13.


  • Hari 4: matahari dan bulan
    HARI KEEMPAT
    Matahari dan bulan sekarang bisa terlihat dari permukaan bumi.—Kejadian 1:14-19.


  • Hari 5: ikan dan burung
    HARI KELIMA
    Allah menciptakan banyak makhluk laut dan makhluk yang terbang di udara dengan kemampuan untuk berkembang biak sesuai jenisnya.—Kejadian 1: 20-23.


  • Hari 6: binatang darat dan manusia
    HARI KEENAM
    Binatang darat diciptakan, besar maupun kecil. Puncak dari hari keenam adalah diciptakannya mahakarya Allah: pasangan manusia pertama.—Kejadian 1:24-31.
Source : jw.org

BERSORAK-SORAILAH MEMUJI TUHAN ALLAH


Nats : Mazmur 33:1-5 
Bersorak-sorailah, hai orang-orang benar, dalam TUHAN!
-- * --
Sembah dan puji Dia...Sembah dan puji Dia...Sembah dan puji Dia Sang Raja...

Tentunya kalian tahu lirik lagu di atas, benar itu adalah sebuah lagu Natal yang mungkin merupakan lagu yang pasti kita dengan pada bulan Desember. Pertanyaannya adalah kenapa kita harus memuji dan menyembah Dia? Apakah Tuhan kita benar-benar membutuhkannya? 
-- * --
Bernyanyi bagi kita orang percaya adalah salah satu bentuk pujian kepada Tuhan. Nyanyian sudah tidak terpisahkan lagi dalam acara penyembahan yang sering kita lakukan.
"......... Engkaulah yang kudus yang bersemanyam di atas puji-pujian orang Israel". Mazmur 22:4
Ayat ini sangat jelas sekali mengatakan bahwa Tuhan kita bertahta di atas puji-pujian umat Nya.
Berarti apakah cukup dengan puji-pujian kita bisa menyenangkan hati Tuhan? Jawabnya adalah BENAR, namun yang diminta oleh Tuhan adalah puji-pujian yang berkenan bagi Dia. 

Roma 12:1, "Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itulah ibadahmu yang sejati.". 

Tidak susah bukan? Kita hanya perlu memberikan puji-pujian yang benar-benar dari diri kita, bukan hanya dari mulut kita, memang mudah sekali diucapkan namun butuh komitmen untuk melakukannya. 
Oleh karena itu saudara ku,
Hal memuji Tuhan adalah hal yang sangat baik.
Kita harus belajar menjadi sebagai pemazmur yang bersukacita memuji Tuhan.
Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan, Haleluya!
Mazmur 150 : 6


Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.


 -ALLAH MENCINTAIMU-

Thursday, 16 July 2015

CERITA ALKITAB : ALLAH MENGUJI IMAN ABRAHAM



Allah Menguji Iman Abraham


Abraham mempersembahkan Ishak
Abraham dan putranya
Source: jw.org


DAPATKAH kaulihat apa yang sedang dilakukan oleh Abraham di sini? Ia memegang sebuah pisau dan kelihatannya seolah-olah ia hendak membunuh anaknya. Mengapa ia sampai berbuat demikian? Terlebih dahulu, mari kita lihat bagaimana Abraham dan Sarah telah memperoleh anak lelaki mereka. 

Ingatlah, Allah telah berjanji kepada mereka, bahwa mereka akan memperoleh seorang anak lelaki. Tetapi kelihatannya tidak mungkin, karena Abraham dan Sarah sudah tua sekali. Walaupun demikian, Abraham percaya bahwa Allah sanggup melakukan sesuatu yang kelihatannya tidak mungkin. Jadi apa yang telah terjadi
Setelah Allah membuat janji-Nya, setahun penuh sudah berlalu. Kemudian, ketika Abraham berumur 100 tahun dan Sarah berumur 90 tahun, mereka memperoleh seorang anak lelaki yang diberi nama Ishak. Allah telah menepati janji-Nya!  

Tetapi, ketika Ishak menjadi besar, Allah menguji iman Abraham. Ia memanggil, ’Abraham!’ Dan Abraham menjawab, ’Inilah saya!’ Lalu Allah berkata, ’Bawa anakmu, anakmu yang tunggal, Ishak, dan pergilah ke sebuah gunung yang akan Kutunjukkan kepadamu. Di situ engkau bunuhlah anakmu dan persembahkanlah ia sebagai korban.’  

Alangkah sedihnya Abraham mendengar kata-kata itu, karena Abraham sangat mengasihi anaknya. Dan ingat, Allah telah berjanji bahwa anak-anak Abraham akan tinggal di tanah Kanaan. Tetapi bagaimana hal itu dapat terjadi jika Ishak sudah meninggal? Abraham tidak mengerti, tetapi ia tetap menaati Allah.   

Ketika Abraham sudah sampai ke gunung, ia mengikat Ishak dan menaruhnya di atas mezbah yang ia telah buat. Setelah itu ia mengeluarkan pisau untuk membunuh anaknya. Tetapi tepat pada waktu itu malaikat Allah berseru, ’Abraham, Abraham!’ Dan Abraham menjawab, ’Inilah saya!’   

’Jangan menyakiti anakmu dan jangan kau apa-apakan dia,’ Allah berkata. ’Sekarang Aku tahu bahwa engkau beriman kepada-Ku, karena engkau rela menyerahkan anakmu, anakmu yang tunggal, kepada-Ku.’  

Alangkah besarnya iman Abraham kepada Allah! Ia percaya bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah dan bahwa Allah tentu dapat membangkitkan Ishak dari kematian. Tetapi sebenarnya Allah tidak menghendaki Abraham membunuh Ishak. Maka Ia membuat seekor domba tersangkut di semak belukar, dan Ia menyuruh Abraham mengorbankan domba itu sebagai pengganti anaknya. 

Kejadian 21:1-7; 22:1-18. 

Popular Posts

Powered by Blogger.
 

© 2015 Sangkakala. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top