Tuesday, 21 July 2015

BERSORAK-SORAILAH MEMUJI TUHAN ALLAH

01:39


Nats : Mazmur 33:1-5 
Bersorak-sorailah, hai orang-orang benar, dalam TUHAN!
-- * --
Sembah dan puji Dia...Sembah dan puji Dia...Sembah dan puji Dia Sang Raja...

Tentunya kalian tahu lirik lagu di atas, benar itu adalah sebuah lagu Natal yang mungkin merupakan lagu yang pasti kita dengan pada bulan Desember. Pertanyaannya adalah kenapa kita harus memuji dan menyembah Dia? Apakah Tuhan kita benar-benar membutuhkannya? 
-- * --
Bernyanyi bagi kita orang percaya adalah salah satu bentuk pujian kepada Tuhan. Nyanyian sudah tidak terpisahkan lagi dalam acara penyembahan yang sering kita lakukan.
"......... Engkaulah yang kudus yang bersemanyam di atas puji-pujian orang Israel". Mazmur 22:4
Ayat ini sangat jelas sekali mengatakan bahwa Tuhan kita bertahta di atas puji-pujian umat Nya.
Berarti apakah cukup dengan puji-pujian kita bisa menyenangkan hati Tuhan? Jawabnya adalah BENAR, namun yang diminta oleh Tuhan adalah puji-pujian yang berkenan bagi Dia. 

Roma 12:1, "Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itulah ibadahmu yang sejati.". 

Tidak susah bukan? Kita hanya perlu memberikan puji-pujian yang benar-benar dari diri kita, bukan hanya dari mulut kita, memang mudah sekali diucapkan namun butuh komitmen untuk melakukannya. 
Oleh karena itu saudara ku,
Hal memuji Tuhan adalah hal yang sangat baik.
Kita harus belajar menjadi sebagai pemazmur yang bersukacita memuji Tuhan.
Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan, Haleluya!
Mazmur 150 : 6


Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.


 -ALLAH MENCINTAIMU-

Penulis

Jika Tuhan sudah membuka jalan maka tidak ada yang dapat menutupnya. EFESUS 3:20 mengatakan bahwa 'Tuhan Allah dapat melakukan jauh lebih banyak dari apa yang kita pikirkan dan doakan'. -Tuhan memberkati saudara-

0 comments:

Post a Comment

 

© 2015 Sangkakala. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top