Monday, 3 August 2015

KEMBALINYA YESUS : APA TUJUAN KRISTUS KEMBALI?

Apa tujuan Kristus datang kembali?

Sebelum Yesus Kristus naik ke surga pada 33 M, ia berjanji akan datang kembali. Ia menyamakan dirinya dengan seorang bangsawan yang pergi jauh untuk waktu yang lama dan kembali dengan kekuasaan sebagai raja. Yesus kembali untuk memberi manusia pemerintahan yang baik.Baca Lukas 19:11, 12.

 Yesus akan memberi manusia pemerintahan yang baik
Apakah Yesus akan kembali dengan tubuh jasmani? Ketika bangkit, Yesus ”dihidupkan sebagai roh”. (1 Petrus 3:18) Kemudian, ia pergi ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah. (Mazmur 110:1) Belakangan, Yesus menghadap Allah ALLAH, ”Pribadi Yang Lanjut Usia”, yang memberi Yesus kekuasaan untuk memerintah manusia. Jadi, Yesus akan kembali, bukan sebagai manusia, tetapi sebagai Raja dalam tubuh roh yang tidak kelihatan.Baca Daniel 7:13, 14.

Apa yang akan Yesus lakukan saat ia tiba?

Saat Yesus dan para malaikatnya tiba tanpa kelihatan, ia akan menghakimi manusia. Orang jahat akan ia binasakan, tetapi mereka yang mengakui dia sebagai Raja akan mendapat kehidupan abadi.Baca Matius 25:31-33, 46.

 Di bawah pemerintahan Yesus, bumi akan diubah menjadi sebuah firdaus. Ia akan membangkitkan orang mati dan mereka pun bisa hidup bahagia di Firdaus di bumi.Baca Lukas 23:42, 43. Soucer : #

SIAPAKAH YESUS KRISTUS?

1. Bagaimana awal kehidupan Yesus?

Ia adalah ciptaan Allah yang pertama. Tidak seperti manusia lain, Yesus hidup di surga sebagai makhluk roh sebelum dilahirkan di bumi. (Yohanes 8:23) Ia tidak dilahirkan oleh seorang wanita di surga. Ia diciptakan langsung oleh Bapak surgawinya, ALLAH. Jadi, Yesus dengan tepat disebut Putra Allah. Ia juga disebut ”Firman” karena ia menjadi juru bicara Allah. (Yohanes 1:14) Yesus turut menciptakan hal-hal lain.BacaAmsal 8:22, 23, 30; Kolose 1:15, 16.

2. Mengapa Yesus datang ke bumi?

Allah mengutus Putra-Nya ke bumi dengan memindahkan kehidupannya dari surga ke dalam rahim seorang perawan Yahudi bernama Maria. Jadi, Yesus tidak mempunyai ayah manusia. (Lukas 1:30-35) Yesus datang ke bumi untuk (1) mengajarkan kebenaran tentang Allah, (2) memberikan teladan dalam hal melaksanakan kehendak Allah bahkan dalam keadaan sulit, dan (3) memberikan kehidupannya yang sempurna sebagai ”tebusan”.Baca Matius 20:28.

3. Mengapa kita membutuhkan tebusan?

Tebusan adalah harga yang harus dibayarkan untuk membebaskan orang dari ancaman kematian. (Keluaran 21:29, 30) Sewaktu menciptakan manusia, Allah tidak pernah menginginkan mereka menjadi tua dan mati. Apa buktinya? Allah mengatakan kepada manusia pertama, Adam, bahwa jika ia melakukan apa yang disebut ”dosa” oleh Alkitab, ia akan mati. Jadi, 
seandainya Adam tidak berbuat dosa, ia tidak akan pernah mati. (Kejadian 2:16, 17; 5:5) Menurut Alkitab, kematian ”masuk” ke dalam dunia umat manusia melalui Adam. Jadi, kepada keturunannya, Adam meneruskan dosa dan hukumannya, yaitu kematian. Kita  membutuhkan tebusan agar dibebaskan dari hukuman kematian yang kita warisi dari Adam.Baca Roma 5:12;6:23.
Siapa yang dapat membayar tebusan untuk membebaskan kita dari kematian? Sewaktu kita mati, kita hanya membayar hukuman bagi dosa kita sendiri saja. Manusia yang tak sempurna tidak dapat membayar tebusan bagi dosa orang lain.Baca Mazmur 49:7-9.

4. Mengapa Yesus perlu mati?

Tidak seperti kita, Yesus sempurna karena ia lahir melalui mukjizat. Ia tidak pernah berbuat dosa. Jadi, ia tidak perlu mati karena dosanya sendiri, tetapi dia mati demi orang lain yang berdosa. Allah yang mengutus dia karena Ia sangat mengasihi manusia. Yesus juga menunjukkan kasihnya kepada kita dengan menaati Bapaknya dan memberikan nyawanya demi kita.Baca Yohanes 3:16; Roma 5:18, 19.

5. Apa peranan Yesus sekarang?


Sewaktu berada di bumi, Yesus menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati, dan menolong orang yang menderita. Dengan demikian, ia menunjukkan apa yang akan ia lakukan di masa depan bagi semua manusia yang taat. (Matius 15:30, 31; Yohanes 5:28) Setelah Yesus mati, Allah menghidupkannya kembali sebagai makhluk roh. (1 Petrus 3:18) Kemudian, Yesus menunggu di sebelah kanan Allah sampai ALLAH memberi dia kuasa untuk memerintah sebagai Raja atas seluruh bumi. (Ibrani 10:12, 13) Sekarang, Yesus telah memerintah sebagai Raja di surga, dan para pengikutnya mengumumkan kabar baik tersebut di seluruh dunia.Baca Daniel 7:13, 14; Matius 24:14.

Tidak lama lagi, Yesus akan menggunakan kuasanya sebagai Raja untuk mengakhiri semua penderitaan dan orang-orang yang menyebabkannya. Semua orang yang beriman kepada Yesus dengan menaatinya akan menikmati kehidupan dalam firdaus di bumi.BacaMazmur 37:9-11.Source : #



YESUS BANGKIT SEBAGAI ROH



Alkitab menjelaskan bahwa Yesus ”dibunuh sebagai manusia, tetapi dihidupkan [bangkit] sebagai roh”.— 1 Petrus 3:18; Kisah 13:34; 1 Korintus 15:45; 2 Korintus 5:16.

Yesus sendiri mengatakan bahwa dia tidak akan bangkit sebagai manusia. Dia mengatakan bahwa dia akan memberikan tubuhnya sebagai tebusan demi kehidupan banyak orang. (Yohanes 6:51;Matius 20:28) 

Jika Yesus bangkit sebagai manusia, tebusan itu tidak berlaku. Tapi ini tidak mungkin terjadi. Alkitab mengatakan bahwa dia mengorbankan tubuh dan darahnya ”sekali untuk selamanya”.—Ibrani 9:11, 12.


Jika Yesus bangkit sebagai roh, bagaimana murid-muridnya bisa melihat dia?

·         Para malaikat bisa memperlihatkan diri dalam bentuk manusia.
Misalnya pada zaman dulu, mereka bahkan makan dan minum bersama manusia. (Kejadian 18:18; 19:1-3) Tapi, mereka tetap saja malaikat dan bisa kembali ke surga.— Hakim-Hakim 13:15-21.

·       Setelah bangkit, Yesus juga muncul dalam bentuk manusia untuk sementara waktu, seperti para malaikat. Tapi sebagai roh, dia bisa muncul dan menghilang dengan tiba-tiba. (Lukas 24:31;Yohanes 20:19, 26) Dia tidak selalu muncul sebagai orang yang sama. Karena itu, teman-teman dekat Yesus pun hanya bisa mengenalinya dari apa yang dia katakan atau lakukan.—Lukas 24:30, 31, 35; Yohanes 20:14-16; 21:6, 7.

·        Sewaktu memperlihatkan diri kepada Tomas, Yesus muncul sebagai orang yang memiliki bekas luka. Dia melakukan ini untuk menguatkan iman Tomas, karena sebelumnya Tomas ragu apakah Yesus sudah bangkit.—Yohanes 20:24-29.



MUJIZAT : KEBANGKITAN YESUS

Yesus memang ditetapkan oleh Allah untuk menderita sengsara di dunia ini demi penebusan dosa manusia dan korban perdamaian antara manusia dengan Allah. Dan kematian Yesus sungguh sangat hina di kayu salib. 
Hukuman salib adalah hukuman paling hina bagi penjahat paling kejam di zaman Romawi. Dan Yesus harus menempuh kematian dengan cara seperti itu.
Tetapi sungguh Yesus adalah manusia suci dan kudus yang tanpa noda dosa dan seluruh hidup-Nya berkenan bagi Allah. Kehidupan dan kematian Yesus ini menjadi tonggak sejarah duniawi yang berarti meruntuhkan kekuasaan dan wewenang iblis atas dunia dan manusia. 
Yesus telah menggenapi segenap prasyarat penebusan umat manusia dan iblis telah dikalahkan.

Wafat Yesus di kayu salib dilengkapi dengan kemenangan surgawi. Yesus bangkit dari kubur-Nya setelah 3 hari. Inilah mujizat terbesar Yesus. Karena kekudusan hidup-Nya, maut tidak berkuasa atas kematian Yesus. Akibat dari dosa, yaitu kematian (maut), tidak dapat merengut dan menguasai Yesus sehingga Yesus dapat bangkit dari kematian. Yesus bangkit dengan keadaan lengkap, jiwa dan raga, tidak hanya roh-Nya. 
Bahkan Thomas (seorang murid yang tidak percaya dengan kebangkitan Yesus) harus membuktikan kebangkitan raga Yesus dengan mencucukkan jarinya di lubang paku tangan dan luka tusukan di lambung-Nya. 

MUJIZAT : YESUS - AIR MENJADI ANGGUR


Baca : Yohanes 2:1-11

Dua hari kemudian ada pesta kawin di kota Kana di Galilea, dan ibu Yesus ada di sana. Yesus dengan pengikut-pengikut-Nya diundang juga ke pesta itu.

Ketika anggur sudah habis, 

ibu-Nya berkata kepada Yesus, "Mereka kehabisan anggur." 
Yesus menjawab, "Ibu, jangan menyuruh Aku. Belum sampai waktunya Aku menyatakan diri."
Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan, "Lakukan saja apa yang dikatakan-Nya kepadamu."

Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk keperluan pembasuhan menurut adat Yahudi. Tempayan itu masing-masing isinya kira-kira seratus liter.

Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu, "Isilah tempayan-tempayan itu dengan air." 

Mereka mengisinya sampai penuh.

Lalu Yesus berkata kepada mereka, "Sekarang ambil sedikit air itu dan bawalah kepada pemimpin pesta." 

Mereka membawa air itu kepada pemimpin pesta,dan ia mencicipi air yang sudah berubah menjadi anggur. (Ia tidak tahu dari mana anggur itu, hanya pelayan-pelayan yang menuang air itu saja yang tahu.) 

Maka pemimpin pesta itu mendekati pengantin laki-laki,lalu berkata kepadanya, "Biasanya orang menghidangkan anggur yang paling baik lebih dahulu dan kalau para tamu sudah puas minum, barulah anggur yang biasa. Tetapi Saudara menyimpan anggur yang paling baik sampai sekarang!"

Itulah keajaiban pertama yang dilakukan Yesus. Ia melakukan itu di Kana di Galilea. Dengan tanda itu Ia menunjukkan keagungan-Nya. Maka pengikut-pengikut-Nya percaya kepada-Nya.

-----------
Catatan : Anggur yang paling baik adalah anggur yang dibuat selama bertahun-tahun lamanya, namun Yesus mampu melakukanya dengan sempurna




Sunday, 2 August 2015

MIKHAEL SANG PENGHULU MALAIKAT

MAKHLUK roh yang bernama Mikhael jarang disebutkan dalam Alkitab. Tetapi, setiap kali disebut, ia sedang melakukan tindakan tertentu. 
Dalam buku Daniel, Mikhael memerangi malaikat-malaikat yang fasik;  
Dalam surat Yudas, ia berbantah dengan Setan;   
Dalam Wahyu/Penyingkapan, ia berperang melawan si Iblis dan hantu-hantunya. 

Dengan membela pemerintahan Allah dan memerangi musuh-musuh Allah, Mikhael hidup selaras dengan arti namanya—”Siapa Seperti Allah?” Tetapi, siapakah Mikhael itu?
Adakalanya, orang-orang dikenal dengan beberapa nama. Misalnya, sang patriark Yakub juga dikenal sebagai Israel, dan rasul Petrus dikenal sebagai Simon. (Kejadian 49:1, 2; Matius 10:2) Demikian pula, Alkitab menunjukkan bahwa Mikhael adalah nama lain untuk Yesus Kristus, sebelum dan setelah ia hidup di bumi. Mari kita bahas alasan dari kesimpulan itu berdasarkan Alkitab.

Penghulu Malaikat. Firman Allah menyebut Mikhael sebagai ”penghulu malaikat”. (Yudas 9) Sebutan itu berarti ”malaikat kepala”.
Dalam Alkitab, ”penghulu malaikat” hanya ada dalam bentuk tunggal, tidak pernah jamak. Hal itu menyiratkan bahwa hanya ada satu malaikat seperti itu. Lagi pula, Yesus dikaitkan dengan kedudukan penghulu malaikat. 

Mengenai Yesus Kristus yang telah dibangkitkan, 1 Tesalonika 4:16 mengatakan, ”Yesus sendiri akan turun dari surga dengan seruan yang kuat, dengan suara penghulu malaikat.” Suara Yesus digambarkan  sebagai suara penghulu malaikat. Karena itu, ayat ini menyiratkan bahwa Yesus itulah sang penghulu malaikat Mikhael.
Pemimpin Pasukan. Alkitab menyatakan bahwa ’Mikhael beserta malaikat-malaikatNya bertempur melawan naga beserta malaikat-malaikatnya’. (Penyingkapan 12:7) Maka, Mikhael adalah Pemimpin sepasukan malaikat yang setia. Buku Penyingkapan juga menggambarkan Yesus sebagai Pemimpin sepasukan malaikat yang setia. (Penyingkapan 19:14-16) Selain itu, rasul Paulus secara spesifik menyebutkan ”Yesus” dan ”malaikat-malaikatnya yang penuh kuasa”. (2 Tesalonika 1:7) Jadi, Alkitab menyebutkan baik Mikhael beserta ”malaikat-malaikatnya” maupun Yesus bersama ”malaikat-malaikatnya”. (Matius 13:41; 16:27; 24:31; 1 Petrus 3:22) Karena Firman Allah tidak pernah menunjukkan bahwa ada dua pasukan malaikat yang setia di surga—satu yang dikepalai oleh Mikhael dan satu lagi oleh Yesusmasuk akal untuk menyimpulkan bahwa Mikhael tidak lain adalah Yesus Kristus dalam tugasnya di surga. source : #


Popular Posts

Powered by Blogger.
 

© 2015 Sangkakala. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top