Monday, 3 August 2015

MUJIZAT : KEBANGKITAN YESUS

03:29

Yesus memang ditetapkan oleh Allah untuk menderita sengsara di dunia ini demi penebusan dosa manusia dan korban perdamaian antara manusia dengan Allah. Dan kematian Yesus sungguh sangat hina di kayu salib. 
Hukuman salib adalah hukuman paling hina bagi penjahat paling kejam di zaman Romawi. Dan Yesus harus menempuh kematian dengan cara seperti itu.
Tetapi sungguh Yesus adalah manusia suci dan kudus yang tanpa noda dosa dan seluruh hidup-Nya berkenan bagi Allah. Kehidupan dan kematian Yesus ini menjadi tonggak sejarah duniawi yang berarti meruntuhkan kekuasaan dan wewenang iblis atas dunia dan manusia. 
Yesus telah menggenapi segenap prasyarat penebusan umat manusia dan iblis telah dikalahkan.

Wafat Yesus di kayu salib dilengkapi dengan kemenangan surgawi. Yesus bangkit dari kubur-Nya setelah 3 hari. Inilah mujizat terbesar Yesus. Karena kekudusan hidup-Nya, maut tidak berkuasa atas kematian Yesus. Akibat dari dosa, yaitu kematian (maut), tidak dapat merengut dan menguasai Yesus sehingga Yesus dapat bangkit dari kematian. Yesus bangkit dengan keadaan lengkap, jiwa dan raga, tidak hanya roh-Nya. 
Bahkan Thomas (seorang murid yang tidak percaya dengan kebangkitan Yesus) harus membuktikan kebangkitan raga Yesus dengan mencucukkan jarinya di lubang paku tangan dan luka tusukan di lambung-Nya. 

Penulis

Jika Tuhan sudah membuka jalan maka tidak ada yang dapat menutupnya. EFESUS 3:20 mengatakan bahwa 'Tuhan Allah dapat melakukan jauh lebih banyak dari apa yang kita pikirkan dan doakan'. -Tuhan memberkati saudara-

0 comments:

Post a Comment

 

© 2015 Sangkakala. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top